Thursday, 24 November 2011

Guruku Berpesan

Imam Habib Abdullah al-haddad menyebut mengenai tawakal dengan katanya:

”Pokok tawakal ialah teguhnya dengan meyakini bahawa semua perkara terserah di tangan Allah dan dalam genggamanNya. Tiada sesuatu mudharat atau manfaat, tiada pemberi dan penahan melainkan Allah s.w.t.. Kemudian hendaklah hati itu merasa aman dan tenang dengan janji-janji Allah dan jaminanNya, sehingga ia tidak merasa gementar dan bergoncang ketika ditimpa kesusahan atau kecelakaan dan sehingga ia tidak merasa takut dan bimbang, malah segala urusan dan hal ehwalnya, yang penting atau yang tidak penting, semuanya dikembali dan diserahkan hanya kepada Allah s.w.t semata-mata. Kalau pun ada yang dipergantungkan kepada manusia, maka yang demikian itu hanya pada lahirnya sahaja, tidak menyentuh batinnya”.



Imam Bukhari telah meriwayatkan:

Betapa menajubkan urusan seseorang Muslim! Urusan-urusannya semuanya baik belaka. Sekiranya dia mengalami kesenangan, dia bersyukur – dan inilah sewajarnya bagi dia. Sekiranya dia mengalami kesusahan, dia menghadapinya dengan sabar dan tabah, dan itu juga adalah wajar baginya.

No comments:

Post a Comment